JELANG PIALA KONFEDERASI : Del Bosque Masih Dipusingkan Kiper dan Striker Inti

tim nasional spanyol

Jelang Piala Konfederasi 2013, Spanyol masih dibingungkan dengan kondisi timnya. Juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2008-2012 itu masih dipusingkan sosok yang pantas mengisi posisi kiper dan striker utama dalam ajang yang bakal berlangsung di Brazil, 16 Juni-1 Juli 2013 mendatang.

Pelatih timnas Spanyol, Vicente del Bosque, mengatakan dirinya belum harus memilih siapa yang akan bermain sejak awal di posisi penjaga gawang dan pemain depan. Spanyol akan melakukan debutnya di Piala Konfederasi 2013 melawan Uruguay, Minggu (16/6/2013) dini hari WIB.

Pasukan Del Bosque menuntaskan persiapan mereka untuk turnamen itu dengan meraih kemenangan 2-0 atas Republik Irlandia pada Selasa, berkat gol-gol yang dicetak Roberto Soldado dan Juan Mata.

Namun mereka juga layak berterima kasih atas dua penyelamatan bagus yang dilakukan kapten Iker Casillas pada babak kedua.

Veteran Real Madrid ini terus bersinar saat ia kembali mendapat kesempatan bermain, setelah dibekukan oleh Jose Mourinho pada akhir musim lalu di Santiago Bernabeu.

Namun meski Soldado dan Casillas memberikan kontribusi kunci, Del Bosque menegaskan bahwa posisi mereka di tim tidak digaransi.

“Nomor sembilan bekerja ketika tim bekerja. Saya tidak akan mengatakan siapa yang akan tampil sejak awal,” ucapnya di konferensi pers setelah pertandingan.

“Soldado memiliki dua pertandingan di mana ia telah memperlihatkan bahwa dirinya sangat tajam, namun (Fernando) Torres dan (David) Villa juga demikian.” “Tidak ada pemain inti atau para pengganti sebab mereka semua adalah sosok utama di klub-klubnya dan sulit untuk memilih karena mereka semua sangat bagus.” “Iker tampil sangat baik, namun ketiga kiper dapat dimainkan. Pada 16 (Juni) kita akan melihatnya.” Kemenangan ini memperpanjang laju tidak terkalahkan Spanyol menjadi 21 pertandingan sejak November 2011, dan Del Bosque percaya mereka akan tiba di Brazil dengan penuh rasa percaya diri.

“Kami bermain baik. Kami menguasai bola dan mendominasi dan jika kami kekurangan sesuatu, itu adalah operan terakhir, namun kemenangan ini layak didapat dan tidak akan adil untuk mencapainya dengan tujuan lain.” “Kami tiba dengan kepercayaan diri, pada momen yang bagus dan dengan kegembiraan, namun terdapat tujuh tim yang bersaing untuk gelar itu dan mereka memiliki peluang yang sama.” Setelah menghadapi Uruguay di Recife, Spanyol akan melawan Tahiti di Rio pada 20 Juni, dan kemudian dengan juara Afrika Nigeria tiga hari kemudian di Fortaleza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *