Ibra: Mourinho Hebat, Guardiola Pengecut

zlatan-ibrahimovic-130906bStriker Paris Saint-Germain (PSG) Zlatan Ibrahimovic memberikan perbandingan antara Jose Mourinho dan Pep Guardiola. Perbandingan dua sosok pelatih bertangan dingin ini dituangkan sang pemain dalam autobirografinya “I am Zlatan Ibrahimovic”.

Ibrahimovic pernah diasuh oleh Mourinho dan juga Guardiola. Ibra bekerja sama dengan The Special One saat membela Inter Milan pada 2008-2009. Semusim kemudian, penyerang internasional Swedia ini bahu-membahu dengan Guardiola di Barcelona pada musim 2009-2010.

Pemain 31 tahun ini mengaku sangat mengagumi Mourinho. Sebaliknya, Ibra sangat membenci Guardiola. Menurut dia, sifat Mourinho layak dipuji dan merupakan pelatih hebat. Ibra juga menuturkan, Mou sangat perhatian terhadap dirinya dan sangat peduli dengan kemajuan kariernya.

“Mourinho adalah pelatih besar. Dia menjadi pelatih saya di Inter. Dia orang baik. Saat bertemu dengan pasangan saya, Helena, dia berbisik padanya: ‘Helena, Anda punya satu misi yakni nasehati Zlatan, biarkan dia tidur, dan buat dia senang-senang,” ungkap Ibra seperti dilansir Sky Sports, Jumat (6/9/2013).

Adapun kenangan buruk Ibra dengan Guardiola bermula saat Barca disingkirkan Inter pada semifinal Liga Champions. Ibra menyebut bahwa Pep yang kini membesut Bayern Muenchen seolah menyalahkan dirinya atas kegagalan timnya.

Puncaknya, Ibra menendang sebuah kotak besi dan terlempar hingga tiga meter saat dirinya hanya dipasang selama lima menit dalam pertandingan melawan Villareal. Penyerang asal Swedia itu kemudian memaki Guardiola sebagai seorang pengecut.

“Guardiola tak berkata apa pun untuk memberi respon, dia seperti seorang pengecut. Dia hanya mengambil kotak besi itu, seperti seorang pelatih sementara, kemudian pergi, dan sama sekali tidak pernah membahas kejadian itu,” kata Ibrahimovic.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *