Gelandang Milan Masih Betah di Italia

Kevin-Prince Boateng

Kasus pelecehan rasisme yang menimpa Kevin-Prince Boateng beberapa waktu lalu rupanya tak lagi membuat sang pemain kecewa. Dirinya mengaku puas karena pihak kepolisian yang bekerja sama dengan FIGC (federasi sepakbola Italia) telah menghukum sang pelaku dengan menjebloskannya ke dalam penjara.

Sebelumnya, Boateng sempat diisukan bakal cabut dari AC Milan. Pelecehan rasisme yang dialaminya menjadi alasan Boateng hampir meninggalkan klub yang dibawanya Scudetto pada musim 2010/2011 itu. Namun Boateng menyanggah kabar tersebut. Pria kebangsaan Ghana itu menegaskan masih senang tinggal di Italia dan bermain untuk Milan.

“Saya tak pernah benar-benar ingin meninggalkan Italia. Saat itu saya berkata ingin pergi ke luar negeri untuk melanjutkan karier sepak bola saya. Tapi saat itu saya sedang marah. Sekarang saya tak ingin meninggalkan Italia. Saya senang di sini,” jelasnya.

Pada awal Januari lalu, Boateng menerima sindiran rasis oleh pendukung Pro Patria. Karena tak terima, ia mengajak rekan-rekan setimnya untuk meninggalkan lapangan saat laga masih berlangsung. Beberapa minggu setelahnya, giliran rekan setim Boateng, Mario Balotelli yang menerima perlakuan serupa. Saat itu Balotelli dilecehkan oleh suporter mantan klubnya sendiri, Inter Milan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *