Fiorentina Memberika Kekalahan Pertama Pada Juventus

p79rEf9TYy

Juventus unggul 2-0 atas Fiorentina di babak pertama laga lanjutan Serie A. Dua gol ‘Si Nyonya Tua’ dihasilkan oleh Carlos Tevez dan Paul Pogba.

Bertanding di Stadion Artemio Franchi, Minggu, 20 Oktober 2013, tuan rumah tampil agresif. Mereka membuat Juventus tertekan di 10 menit awal. Namun, tim asuhan Antonio Conte perlahan mampu bangkit. Mereka akhirnya meladeni permainan La Viola.

Bahkan di menit 37, Juventus mampu memecah kebuntuan melalui eksekusi penalti Carlos Tevez. Hadiah tendangan 12 pas diberikan wasit menyusul pelanggaran Guillermo Cuadrado kepada penyerang berjuluk Fuerte Apache itu.

Gol Tevez itu rupanya ikut membuyarkan konsentrasi para pemain Fiorentina. Tim asuhan Vincenzo Montella jadi sering melakukan kesalahan di area sendiri.

Kondisi tersebut tak disia-siakan Juventus. Pada menit 40, Paul Pogba mengoyak gawang Fiorentina untuk kali kedua. Dia memanfaatkan bola liar hasil sapuan tak sempurna pemain bertahan tim berlogo bunga tulip. Skor 2-0 pun bertahan hingga jeda.

Pada babak ke dua Fiorentina melakukan beberapa perubahan dengan menaru Rossi sendiri di depan tanpa harus mundur samapi ke bawa pertahananan Fiorentinan, hasil ini memberikan Gol pertama Rossi dicetak pada menit 66 melalui titik penalti usai dia dijatuhkan di kotak terlarang oleh Kwadwo Asamoah. Lalu mantan bomber Villarreal tersebut menyamakan kedudukan pada menit 76 dengan sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti.

Dua menit berselang tim berlogo bunga tulip membalikkan kedudukan. Umpan matang Borja Valero dituntaskan dengan baik oleh Joaquin Sanchez.

Tim asuhan Vincenzo Montella menyempurnakan keunggulannya di menit 81. Rossi mencatat hattrick setelah menyelesaikan umpan tarik Gulliermo Cuadrado. Skor 4-2 untuk Fiorentina menutup pertandingan.

Kekalahan ini membuat Juventus gagal memepet pemuncak klasemen sementara AS Roma maupun melewati Napoli di posisi kedua. Sedangkan bagi Fiorentina, tambahan tiga poin membuat mereka nyaman berada di posisi kelima dengan raihan 15 poin.

Kekalahan Juventus dari tangan Fiorentina membuat sang pelatih, Antonio Conte tidak bisa menutupi rasa penyesalannya. Bagi Conte, 10 menit terakhir merupakan mimpi buruk.

Dia tidak habis pikir tim asuhannya takluk dengan skor 2-4. Ini menjadi kekalahan perdana Juventus di musim ini. Bertanding di Artemio Franchi, markas Fiorentina, La Vecchia Signora sempat unggul di babak pertama. Namun kubu tuan rumah mampu bangkit. Striker Fiorentina, Giuseppe Rossi mencetak hattrick.

“Saya pikir permainan sudah selesai (saat unggul 2-0). Kami mampu mengendalikan semua hal. Bahkan di babak kedua kami memiliki peluang besar untuk menambah gol,” kata Conte, seperti dikutip Skysports Italia.

Namun, Conte melanjutkan, sesuatu di luar dugaan terjadi. Juventus tidak mampu mempertahankan performa terbaik. Titik balik I Bianconeri terjadi dalam 10 menit terakhir. Kekalahan dari tangan Fiorentina membuat Juventus harus berada di peringkat tiga mengemas 19 poin.

“Bagaimana kami menjelaskannya? Sangat mudah. Dalam 10 menit terakhir, kami merusak semua kerja keras. Baik selama dan sebelum pertandingan. Kami bisa menjaga jarak dengan Fiorentina tapi bisa kebobolan dengan cara aneh,” beber Conte.

Kendati demikian, Conte berusaha menerima kekalahan dengan lapang dada. Hasil negatif yang didapat Juventus bagian dalam sepakbola. “Kami harus belajar dari mereka terutama mengatasi 10 menit terakhir yang menjadi mimpi buruk kami.”

“Dalam 10 menit, kami justru menghidupkan lagi peluang Fiorentina lebih dari sebelumnya. Tentu ada penyesalan besar,” kata mantan pelatih AC Siena itu.

Namun Conte menjamin, kekalahan ini tidak akan mempengaruhi mental anak asuhnya jelang pertandingan melawan Juventus di partai ketiga babak Liga Champions babak penyisihan grup B, tengah pekan ini.

Sedangkan Meskipun mencetak hattric, Rossi Rossi tetap rendah diri, justru memuji peran rekan-rekan setimnya. Menurut eks striker Villarreal itu para pemain La Viola menunjukkan kinerja luar biasa malam hari tadi.
“Tiga gol tentu sangat pentin, namun tim memiliki kinerja luar biasa di babak kedua,” kata Rossi usai laga di Sky Sport Italia.
“Kami memberikan reaksi dengan sangat baik, kita semua ingin melawan dan semua pemain melakukannya”.
“(Pelatih Vincenzo) Montella mengatakan kepada kami untuk memberikan yang terbaik, kami mendengarkan dia dan melakukan apa yang dia inginkan, kami senang”,
“Tim ini dibangun untuk meraih kemenangan, ada banyak bakat besar, setelah kinerja malam hari ini kita tahu bahwa kiuta bisa menantang siapapun”.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *