Cristiano Ronaldo Sang Spesialis Penghancur Atletico Madrid

Cristiano-Ronaldo-Sang-Spesialis-Penghancur-Atletico-Madrid-640x450

Cristiano Ronaldo kini menjelma sebagai spesialis Real Madrid dalam partai besar. Ia menjadi mesin gol bagi Los Blancos di pertandingan vital, termasuk saat berhadapan dengan Atletico Madrid. Nah, apakah final Liga Champions yang akan digelar pada 25 Mei mendatang akan kembali menjadi pembuktian sehebat apa CR7?

Ketika datang dari Manchester United, Cristiano Ronaldo sering disorot sebagai ‘pecundang’ dalam laga big match. Meskipun sering mencetak gol ke gawang tim-tim lemah, CR7 bagaukan tak berdaya kala bersua dengan tim-tim elite. Bahkan, kejadian ini terus berlangsung hingga pertengahan musim ketiga Ronaldo di Real Madrid.

Namun, seiring dengan perjalanan waktu, winger asal Portugal ini seakan ingin membuktikan bahwa label ‘pecundang dalam big match’ tidak berlaku kepadanya. Bahkan sebaliknya, CR7 menjadi spesialis Real Madrid dalam memenangi sebuah trofi.

Tengoklah kala ia mempersembahkan gelar pertama untuk Los Blancos. Tandukan cantik Cristiano Ronaldo sukses membuat Barcelona bertekuk lutut di Copa del Rey musim 2010-2011. Jangan lupakan pula gol sensasionalnya di Camp Nou pada April 2012. Berkat hal tersebut, Real Madrid menang 1-2 dari Barca, dan otomatis menjadi kampiun Liga Spanyol.

Tuah Ronaldo berlanjut pada Supercopa de Espana 2012. Ia mencetak dua gol dalam dua leg yang membuat Barcelona kalah dalam urusan agresivitas gol tandang meskipun agregat sama kuat 4-4. Sayang, sejak saat itu justru Real Madrid yang gagal menopang CR7.

Akhir musim 2012-2013, mereka kehilangan Copa del Rey dari sang tetangga sebelah Atletico Madrid. Ronaldo mencetak gol di laga tersebut, tapi timnya kalah 1-2.

Kini, lawan yang sama akan dihadapi lagi oleh Rael Madrid. Tajuknya adalah final Liga Champions. Total, CR7 sudah mencetak 12 gol dalam 13 pertandingan kontra ATM. Ia menjadi kunci Los Blancos tidak kalah dalam dua Derby Madrid terakhir dengan mencetak tiga gol.

25 Mei mendatang akan menjadi ajang pembuktian, apakah kebiasaan Ronaldo membobol gawang Atletico berlanjut, atau malah sebaliknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *