Conte Siap Beri Kenyataan Pahit untuk Skuad Italia

2133343

Laga uji coba antara Italia melawan Belanda di San Nicola, Bari, Jumat dini hari (5/9/14) WIB nanti akan menjadi debut pelatih Italia, Antonio Conte.

Conte mengundurkan diri sebagai pelatih Juventus bulan lalu dan menerima tawaran dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk melatih timnas Italia.

Kesan tegas langsung dibuat pelatih berusia 47 tahun itu. Ia mengaku tak segan dibenci atau menyakiti pemainnya jika memang itu yang terbaik untuk tim. Conte menegaskan tidak akan berusaha membuat dirinya disukai pemainnya.

“Apakah para pemain akan menyukai saya? Suka adalah hal relatif. Saya harap para pemain menghargai kenyataan pahit dari saya daripada kebohongan yang manis,” kata Conte seperti dikutip dari Football Italia.

“Kenyataan adalah hal yang mendorong saya terus maju. Kami mencoba bekerja di sini, bukan memenangkan kontes popularitas. Karena itu pula, saya rasa tidak ada satupun pemain saya yang tidak menyukai saya. Ada empati yang besar,” ia menambahkan.

Conte akan mengandalkan penjaga gawang nomor satu timnas Italia dan Juventus, Gianluigi Buffon. Sang kiper punya hubungan yang unik dengan Conte. Saat Conte masih menjadi pemain, Buffon pernah berada satu tim bersamanya. Tiga musim terakhir, Conte menjabat sebagai pelatih Juve dan Buffon pun menjadi anak buahnya. Apapun hubungan tersebut, penjaga gawang berusia 36 tahun itu punya kesan yang baik.

“Saya harap saya tidak membuktikan sebaliknya. Mendengar kata-kata dari kapten kami, seorang mantan rekan setim, mantan pemain saya di level klub, sungguh luar biasa.”

“Hasil yang diraih Nazionale akan bergantung pada elemen-elemen seperti Buffon, (Daniele) De Rossi, (Giorgio) Chiellini, (Andrea) Barzagli dan (Andrea) Pirlo, orang-orang yang masih punya banyak hal untuk diberikan serta bisa membimbing pemain yang lebih muda,” ia menjelaskan.

Mantan gelandang timnas Italia itu enggan membeberkan pemain yang akan ia turunkan pada laga dini hari nanti namun diprediksi tidak akan melakukan pergantian radikal. Dengan demikian, akan ada sejumlah pemain yang pernah dilatihnya di Juventus.

“Para pemain yang ada di sini berada di sini karena memang layak. Kami akan lihat formasi yang akan digunakan besok, tetapi tak ada yang bisa saya katakan soal mereka yang pernah bermain dengan saya sebelumnya yang akan bermain sekarang. Saya punya pemain bertalenta, cerdas dan pekerja keras yang siap membuktikan diri,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *