Cinta Kaka Pada Milan Tak Lekang Oleh Waktu

Chiasso v AC Milan

Nama Kaka memang sangat dieluk-elukkan saat meniti karier bersama AC Milan, termasuk saat dia meraih penghargaan Ballon d’Or. Usai sempat dijual ke Real Madrid, kini Kaka kembali berlabuh di San Siro dengan status bebas transfer.

Pemain asal Brasil tersebut pun sontak mencurahkan perasaan betapa besar rasa cintanya bagi I Rossoneri. Dia berhasrat untuk bisa bertahan hingga menutup karier.

“Aku harap tetap bisa membela Milan selama mungkin untuk terus belajar dan membantu para youngster. Milan yang sekarang tentu berbeda dengan 10 tahun lalu, tetapi perasaanku tetap sama. Aku merasa seperti tak pernah meninggalkan Milan sama sekali,” tuturnya kepada Sky Sport Italia.

Ya, tak ada yang meragukan hubungan spesial Kaka dengan klub milik Silvio Berlusconi tersebut. Bahkan, saat beberapa hari lalu dihantam cedera dan harus diparkir selama sebulan, dia menolak untuk menerima gaji sampai dirinya kembali pulih.

Pula, Kaka juga bercerita sedikit saat dia membela Los Blancos. Nasibnya di Spanyol memang sangat jauh berbeda. Dibeli dengan status pemain termahal kala itu, Kaka justru kerap dicadangkan dan sedikit sekali mendapat peluang untuk menunjukkan performa terbaiknya.

“Di Madrid, aku belajar banyak untuk bertahan dari hujan kritik. Aku selalu dihadapi rintangan dan berada dalam tekanan yang tiada henti. Banyak sekali keraguan. Atmosfer di Madrid juga sama dengan klub lainnya. Tak seperti di Milan, di mana hubungan (antara pemain, pelath dan direksi klub) sangat dekat,” lanjut penggawa berusia 31 tahun itu.

“Kini, aku sudah kembali ke Milan dengan lebih kuat. Aku juga sudah mengantongi lebih banyak pengalaman usai menimba empat tahun yang sulit (di Madrid) baik secara personal maupun profesional,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *