Cederai Neymar, Zuniga Dapat Ancaman Pembunuhan

ZunigaPemain timnas Kolombia, Juan Camilo Zuniga, terus menerus menerima ancaman pembunuhan setelah mencederai penyrang timnas Brasil, Neymar, di Piala Dunia 2014.

Dalam laga yang berkesudahan 2-1 bagi keunggulan Brasil, Neymar harus ditandu keluar lapangan setelah tulang punggungnya terhantaman lutut Zuniga. Setelah diperiksa, tulang belakang Neymar diketahuiretak dan perlu waktu hingga dua bulan untuk masa pemulihan.

Absennya Neymar ternyata berpengaruh pada penampilan timnas Brasil. Selecao gagal melaju ke final sete;aj dihantam 1-7 oleh Jerman. Tak sampai disitu, dalam perebutan tempat ketiga, Tim Samba kembali kalah 0-3 dari Belanda.

Apa yang menimpa Neymar tidak bisa diterima oleh para fans. Mereka melakukan hal gila dengan mengirim ancaman via email dan saluran telepon. Merasa dirinya terancam, Zuniga terpaksa menyewa sejumlah pengawal pribadi.

Hal tersebut dibenarkan oleh ayah kandung Zuniga. Ia berharap agar para fans bisa memaafkan anaknya dan berhenti melakukan teror.

“Kami mendengar komentar dan ancaman pembunuhan melalui email dan telepon. Mereka mengirimkan pesan gila dan kasar. Sebagai ayah, saya khawatir, bukan hanya kepadanya tetapi juga kepada isti dan anak perempuannya. Saya berharap debu ini bisa segera hilang dan kami bisa berbaikan,” demikian sang ayah kepada Lancenet.

“Neymar telah membebaskannya dari tanggung jawab, anak saya tidak bersalah. Ia bukan pelaku kerusuhan dan tidak memiliki sejarah kelam. Apa yang terjadi kepada Neymar, terjadi juga kepada semua pemain, cedera adalah bagian dari sepak bola,’ ia memungkasi.

FIFA memutuskan tidak memberikan hukuman kepada Zuniga karena pelanggaran tersebut telah diketahui wasit dan wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran. FIFA berhak melakukan penyelidikan dan memberikan hukuman hanya jika sebuah tindakan yang terindikasi sebagai pelanggaran tidak terpantau oleh wasit di lapangan.

Dalam sejarah Piala Dunia, nasib nahas pernah menimpa bek timnas Kolombia, Andres Escobar, yang tewas dibunuh akibat melakukan gol bunuh diri di Piala Dunia 1990

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *