Cavani dan Lavezzi Antarkan PSG Raih Kemenangan Perdana

psg1Gol dari duo penyerang berdarah Latino, Edinson Cavani dan Ezequiel Lavezzi, ke gawang Nantes di Stadion de la Beaujoire – Louis Fonteneau, Senin (26/8/2013) dini hari WIB, mengantarkan Paris Saint Germain (PSG) memetik kemenangan perdana mereka di Ligue 1 2013/2014.

Efek Latino tersebut membuat PSG menang 2-1 atas Nantes. Adapun tuan rumah mampu memecah telur karena gol bunuh diri yang dilakukan bek PSG, Alex.

Dalam dua laga pembuka Ligue 1 musim ini, PSG hanya bisa bermain imbang 1-1, masing-masing melawan AC Ajaccio dan Montpellier. Namun, akhirnya pasuka Laurent Blanc mampu memetik tiga poin di panggung domestik Prancis musim ini, ketika melawat ke markas Nantes. Meski demikian, tim juara bertahan Ligue 1 tersebut masih tertinggal empat poin dari rival utamanya, Olympique Marseille, yang mencatat start sempurna dengan kemenangan 1-0 di Valenciennes, akhir pekan lalu.

Seperti dilansir Reuters, Cavani membuka keunggulan PSG pada menit ke-24. Satu-satunya gol yang tercipta di babak pertama pada pertandingan ini, dibuat Cavani setelah menerima umpan rekannya, Zlatan Ibrahimovic. Tapi beberapa saat sebelum jeda turun minum, tekanan dari Les Canaries, julukan Nantes, memaksa kiper PSG, Salvatore Sirigu melakukan dua kali penyelamatan penting. Salah satunya menangkal bola memutar spektakuler hasil sepakan dari pemain Nantes, Filip Djordjevic.

Di awal babak kedua, Nantes melanjutkan upaya mereka mempersulit tim tamu. Hasilnya, mereka mampu menyamakan kedudukan, setelah tendangan bebas Jordan Veretout yang mengenai pemain Brazil, Alex masuk ke gawang PSG. Gol bunuh diri Alex membuat kedudukan imbang 1-1 di menit ke-52.

Beberapa menit berselang, Sirigu kembali dipaksa jatuh bangun menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Untungnya, dia mampu menahan bola sundulan pemain Nantes, Alejandro Bedoya agar tidak menjebol gawangnya.  Akhirnya, PSG pun mengunci kemenangan lewat gol Lavezzi setelah ia memenangi perebutan bola di kotak penalti Nantes di menit ke-73.

“Semua orang mengharapkan kemenangan ini. Ini sangat sulit karena Nantes bermain dengan sepak bola indah,” jelas Blanc, dilansir Soccerway, Senin.

“Pada situasi tertentu seharusnya mampu mengontrol lebih baik, tapi kami tak bisa melakkan itu, kami menderita di dua laga sebelumnya,” lanjut manajer berdarah Prancis itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *