Category Archives: Liga Indonesia

Southampton vs Swansea 2-0: Lanjutkan Tren Positif

Rangel-Davis

Anak asuh Mauricio Pochettino melanjutkan tren positif mereka musim ini dengan mengakhiri pertandingan antara Southampton vs Swansea City dengan skor akhir 2-0 di St. Mary’s, Minggu (6/10/2013). Hasil ini tak lepas dari dua gol yang dikemas Adam Lallana dan Jay Rodriguez pada masing-masing babak.

Peluang pertama didapat tuan rumah di menit delapan. Aksi Osvaldo dalam mengecoh Jordi Amat diakhiri dengan tendangan keras yang masih melebar dari gawang Vorm.

Menit 19, publik tuan rumah bersorak menyambut gol Adam Lallana. Lambert dan Davis berperan besar dalam gol ini setelah kerjasama keduanya diakhiri dengan penyelesaian tanpa cela dari sang kapten.

Setelahnya, Swansea coba ganti membalas skor. Michu mendapat kesempatan menyeimbangkan keadaan lewat tandukannya di menit 26. Semenit kemudian, giliran Shelvey yang membuat Boruc jatuh bangun menepis bola demi mengamankan gawangnya.

Swansea nyaris saja menyamakan skor di menit 36. Sebuah backheel brilian dilepaskan Bony dan mampu mengecoh tiga pemain Soton sekaligus. Dyer yang mendapat bola melepaskan tembakan keras. Boruc takluk, namun tidak dengan tiang gawang.

Memasuki babak kedua, permainan sedikit melambat. Pochettino melakukan perjudian besar dengan menarik dua striker utama mereka, Osvaldo dan Lambert, untuk memberi kesempatan pada pemain lain.

Menit 77, Soton harus menerima satu golnya dianulir wasit. Ward-Prowse mengirim umpan dari tendangan penjuru dan diselesaikan Wanyama dari jarak dekat. Wasit menganulirnya karena menganggap telah terjadi pelanggaran dalam proses terciptanya gol tersebut.

Perpaduan kesalahan dari Amat dan Chico di menit 83 akhirnya menghabisi perlawanan Swansea. Kegagalan dua bek Swansea tersebut dalam mengantisipasi datangnya bola memudahkan Jay Rodriguez untuk menaklukkan Vorm untuk kedua kalinya. 2-0!

Data Pertandingan:

Southampton 2-0 Swansea (Lallana 19’, Rodriguez 83’)

 

Tekuk Persikabo, PBR Bertahan di ISL

186377_pemain-pelita-bandung-raya--pbr--rayakan-gol_663_382Pelita Bandung Raya (PBR) dipastikan bertahan di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2013/14 mendatang. Kepastian itu didapatkan PBR setelah menekuk Persikabo Kabupaten Bogor di laga playoff dengan skor tipis 2-1.

Pertandingan baru berusia 7 menit, namun The Boys Are Back sudah unggul lebih dulu melalui Gaston Castano. Umpan sepak pojok yang dilepaskan oleh Munadi berhasil disambutnya lewat tandukan keras. Meski sempat ditepis oleh kiper Agus Rohman, bola yang melaju sangat deras akhirnya membobol gawang Persikabo.

Unggul satu gol, PBR terus mendominasi permainan. Mereka sangat memanfaatkan kurangnya koordinasi di lini belakang Persikabo.

PBR baru bisa menggandakan keunggulan di menit 34. Lagi-lagi lewat skema sepak pojok, sundulan dari Mijo Dadic mampu menaklukkan kiper Agus Rohman dan mengubah papan skor menjadi 2-0 untuk keunggulan PBR. Hingga istirahat kedudukan tidak berubah.

Di babak kedua, Persikabo membuat perubahan. Pasukan Pajajaran lebih berani menampilkan permainan menyerang. Mereka langsung meneror pertahanan PBR di menit 48. Sayangnya, sundulan Aliyudin ketika itu masih melayang di atas mistar gawang Edi Kurnia.

Pada menit 54, Persikabo akhirnya mencetak skor dan memperkecil keadaan lewat Mustofa Aji. Namun, hingga laga usai mereka tidak bisa menyamakan keadaan. Hasil ini memupus harapan Persikabo yang bertekad menembus kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Musim depan, mereka tetap tampil di Divisi Utama Liga Indonesia.

Susunan Pemain
Pelita Bandung Raya
(4-4-2): Edi Kurnia (GK); Munadi, Mijo Dadic (c), Leonard Tupamahu, Nova Arianto; Park Kyeong Min (M. Solechudin 72′), Rizky Pellu, Iman Faturrohman, Riyandi Ramadhana (M. Syaifudin 67′); Marwan Sayedeh (Milijan Radovic 85′), Gaston Castano.

Persikabo (4-3-3): Agus Rohman (GK); Anwarudin (Wawan Susilo 86′), Eduard Valuta, Tugi Hadi (c), Masferi Kasim; Rojali, Cucu Hidayat (Andi Sopian 78′), Mustofa Aji; Aliyudin (Bijahil Chalwa 59′), Alejandro Tobar, Christiano Lopez.

FIFA Gembira Dualisme Timnas Indonesia & PSSI Telah Usai

timnas-indonesia-skuat-belanda-2013

FIFA menyambut gembira karena kondisi persepakbolaan di Indonesia mulai membaik, terutama telah tuntasnya dualisme Timnas Indonesia dan PSSI yang sebelumnya sempat terjadi. FIFA pun tak segan-segan menggelontorkan dana untuk Timnas Indonesia dan PSSI, termasuk untuk membangun pusat pelatihan Timnas Indonesia dengan anggaran biaya sebesar lebih dari 5 miliar rupiah.

“Popularitas sepakbola di Indonesia sudah meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kami senang setelah beberapa masalah di internal yang sudah mempengaruhi struktur sepakbola telah selesai,” tutur Direktur Anggota Asosiasi dan Pengembangan FIFA Thierry Regenass melalui situs resmi FIFA.

Untuk itu, FIFA pun menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang akan menerima dana bantuan melalui program Goal Project FIFA, yakni sebesar 500 ribu dolar Amerika Serikat (AS) atau 5,5 miliar rupiah.

Bulan lalu, FIFA yang diwakili oleh David Borja dan Domeka Garamendi telah meninjau lokasi yang akan digunakan untuk membangun pusat pelatihan bagi Timnas Indonesia di Sawangan, Bogor.

David Borja sendiri membenarkan rencana FIFA Goal Project yang akan dilakukan untuk pertamakalinya di Indonesia. Menurut David Borja, Indonesia adalah salah satu dari tiga negara di Asia yang mengawali proyek besar tersebut.

“Kami memang punya Goal Project di seluruh dunia. Rencananya ada tiga proyek di tiga negara Asia, dan kami sangat senang bisa memulai di sini (Indonesia),” ujar David Borja saat itu.

“FIFA menyiapkan 500 ribu dolar AS untuk pembangunan infrastruktur. Di Sawangan, area sangat bagus untuk dibuat lapangan artifisial,” lanjutnya.

Persipura Juara ISL Musim Ini

persipuraPersipura Jayapura mengukuhkan diri sebagai kampiun Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013 usai menaklukan tim saudara, Persiwa Wamena, 2-0 di Stadion Pendidikan, Wamena, Rabu (31/7/13) Malam.

Berkat kemenangan tersebut, tim asuhan Jacksen F. Tiago itu mengoleksi 73 poin dari 30 pertandingan. Raihan poin mereka tidak lagi dapat dikejar Persib Bandung, Arema Indonesia, maupun Sriwijaya FC yang sekarang ini sama-sama mengemas 56 poin.

Stadion berkapasitas 20 ribu penonton itu dipadati suporter untuk menyaksikan laga penentu bagi tim Mutiara Hitam. Karenanya, pihak keamananan mengerahkan 765 aparat untuk mengamankan derby Papua tersebut.

Di babak pertama, pertandingan berjalan sangat ketat. Pasalnya, tidak hanya Persipura yang membutuhkan poin untuk bisa juara, Persewa pun harus bisa memetik poin agar bisa selamat dari ancaman degradasi.

Silih berganti kedua tim melancarkan serangan yang cukup sporadis. Sampai akhirnya sekitar menit 15, pelatih Jacksen harus ke pinggir lapangan untuk menginstruksikan anak-anak asuhnya bermain lebih tenang. Meski berjalan ketat, babak pertama berakhir dengan skor kaca mata (0-0).

Di awal babak kedua, tempo permainan sempat mengendur sampai akhirnya kembali kencang setelah Boaz membawa Persipura unggul 1-0 pada menit ke-63.

Keunggulan sementara ini membuat Persipura sedikit berada di atas angin. Namun, Boaz dan kawan-kawan tidak mengendurkan serangan. Hasilnya, di menit ke-72 setelah Patrich Wanggai menggandakan kedudukan 2-0.

Di menit-menit akhir, Persiwa mencoba keluar dari tekanan. Namun, upaya meraka belum cukup untuk menyulitkan barisan pertahanan yang digalang Bio Paulin dan kawan-kawan. Skor 2-0 tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang dan Persipura dipastikan menjadi juara ISL musim ini.

Ini adalah kali ketiga Persipura juara ISL. Sebelumnya, tim Mutiara Hitam juara pada musim kompetisi 2008-2009 dan 2010-2011. Semua gelar juara itu didapat dengan Jacksen F, Tiago sebagai pelatih.

Persipura XI : Yoo jae hoon (K), Ricardo, Dutra, Bio, Ortizan, Manu Wanggai, Gerald, Zah rahan, Ian Kabes, Patrich, Boaz (C)
Persiwa XI : Rio reyaan (K), Agus H, Yohanis K, Yesayes Desnam, Robert E, OK jhon(C), Richardo M, Paulus Hisage, Fernando M, Junior, Maxwell

Hasil ISL 2013 Persija Vs Sriwijaya FC Skor 1-0

persija

Kerja keras Persija Jakarta akhirnya membuahkan hasil kemenangan tipis atas sang juara bertahan Indonesia Super League (ISL) Sriwijaya FC dalam bigmatch yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (27/7/2013). Hasil pertandingan Persija vs Sriwijaya FC di ISL 2013 berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tim tuan rumah.

Emmanuel Kenmogne alias Pacho lagi-lagi menjadi pahlawan kemenangan Persija Jakarta..Sang idola baru bagi Jakmania ini sukses mencetak gol tunggalnya ke gawang Sriwijaya FC pada menit 63.

Sepanjang babak pertama, Persija Jakarta tampak lebih menguasai permainan. Serangan demi serangan yang dilancarkan oleh Pacho dengan dukungan barisan gelandang Macan Kemayoran seperti Rohit Chand, Anindito, Amarzukih, maupun M. Ilham kerap mengancam gawang Sriwijaya FC yang dikawal oleh Rivky Mokodompit.

Meskipun demikian, Sriwijaya FC bukannya tanpa perlawanan. Sejumlah gebrakan yang digalang oleh anak-anak Laskar Wong Kito pun sempat membuat barisan pertahanan tuan rumah waspada.  Namun, babak pertama berakhir tanpa gol.

Di babak kedua, pasukan ibukota semakin menggencarkan tekanan. Hasilnya, di menit 63, Pacho berhasil membuat Jakmania bersorak. Memaksimalkan umpan lambung dari Anindito, Pacho sukses membobol gawang Sriwijaya FC lewat tandukannya.

Sepanjang sisa babak kedua, skuat asuhan Benny Dollo kerap menghadirkan kemelut ke lini pertahanan Sriwijaya FC yang digalang oleh Abdulrahman. Namun, hingga laga berakhir, tak ada tambahan gol. Skor Persija vs Sriwijaya FC berakhir dengan hasil final 1-0 untuk tim Macan Kemayoran.