Category Archives: Liga Indonesia

Amadou Gakou Pemain Baru Persiba Balikpapan 2015

Amadou Gakou Pemain Baru Persiba Balikpapan 2015Manajemen Persiba Balikpapan sudah melakukan penandatangan kontrak mantan pemain Persiku Kudus musim 2014, Amadou Gakou. Pemain berusia 25 tahun ini sebelumnya pernah mengikuti seleksi Januari lalu, namun dipulangkan karena gagal seleksi.

Gokou menggantikan posisi playmaker Antonio Teles asal Brasil yang dicoret usai kekalahan telak melawan PSM 0-4 pada laga perdana 6 April lalu.

“Kami sudah tanda tangan dengan Gokou karena kami memang butuh striker bukan gelandang,” ungkap Yaser Arafat mewakili manajemen Persiba tanpa mau menyebutkan tanggal kontraknya kepada QNB League 2015.

Senin 13 April 2015, Gokou direncanakan tiba di Balikpapan dan akan terjun latihan bersama. “Ya dia tiba insya Allah akan ikut latihan,” tambahnya.

Yasir menuturkan alasannya dipilih pemain asal Mali ini, karena penampilan apik saat membela Persiku Kudus dari sembilan penampilan, ia mampu mencetak 12 gol.

“Di liga Mali dia juga menjadi top skor dengan mencetak 17 gol dari 24 kali main pada tahun 2011-2012. Dia memang tidak masuk dalam skuad timnas Mali karena rekan-rekan banyak main di Eropa,” terangnya soal alasan dia memilih Gokou.

Gokou memiliki postur 176 meter dan tubuh yang ramping seperti Konate atau pun Toure. Namun postur yang kecil ini membuat lincah. “Dia lincah sekali dan dia tipe penyerang pekerja keras. Nama posturnya kecil pasti lincah. Masa kecil loyo, larinya juga kencang dia,” katanya.

Yaser berharap dengan kehadiran Gakou ini penampilan Persiba bisa lebih baik dan tim akan bermain dengan lebih semangat. “Ya harapan seperti itu dan kami sudah evaluasi atas hasil pertandingan pertama ini,” pungkasnya.

Kongres PSSI 2015 di Surabaya Ditolak Bonek

Kongres PSSI 2015 di Surabaya Ditolak BonekSuporter Persebaya 1927 yang menamakan komunitasnya sebagai Arek Bonek 1927 menolak Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang akan digelar di Surabaya pada 18 April 2015. Bahkan, pendukung fanatik Persebaya itu meminta agar Kapolda dan Gubernur Jawa Timur untuk melarang KLB tersebut digelar.

Penolakkan tersebut disampaikan melalui surat dari Arek Bonek 1927 kepada Gubernur dan Kapolda. Andie Pecie, Ketua Presedium Arek Bonek 1927 menyatakan, penolakkan ini karena perbuatan PSSI kepada Persebaya Surabaya di bawah PT Persebaya Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Persebaya 1927 sebagai klub yang mereka nilai asli. Penolakan dilakukan akibat PSSI tidak mengakui hak-hak Persebaya 1927 sebagai klub sepakbola.

Kemudian, saat ini juga masih terjadi konflik antara Persebaya 1927 dengan PSSI. Persebaya 1927 yang didukung mayoritas Bonek mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Surabaya. Kasus gugatan tersebut akan menjalani sidang perdana pada 2 Mei 2015.

“Ada hubungan tidak baik antara Bonek dan PSSI sejak tahun 2010 dan Surabaya sebagai markas Bonek,” kata Andie kepada Daftar Togel, Selasa (14/4/2015).

Oleh karena itu, ia meminta kepada Gubernur dan Kapolda Jatim untuk melarang kongres tersebut digelar di Surabaya.

“Kami berharap, Pak Gubernur dan Pak Kapolda untuk melarang Kongres PSSI yang akan digelar di Hotel JW Marriot, Surabaya,” pungkas Pentolan Bonek yang bermarkas di Jalan Karanggayam, Surabaya tersebut.

Liga Indonesia Terancam Jadi Liga Tarkam

Liga Indonesia Terancam Jadi Liga TarkamMantan Ketua PSSI, Agum Gumelar, menyatakan adalah sebuah malapetaka jika Indonesia terkena sanksi dari FIFA. Seperti diketahui, persepakbolaan Tanah Air sedang di ambang terkena hukuman karena campur tangan pemerintah.

Pada surat FIFA yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Jerome Valcke pada 10 April 2015, FIFA keberatan atas campur tangan pihak ketiga dalam hal ini Menpora, yang sebelumnya melarang Arema Cronus dan Persebaya Surabaya ikut serta dalam QNB League 2015 atas rekomendasi BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia). Jika pemerintah masih terlibat, FIFA tak segan memberikan sanksi terhadap Indonesia.

“Jika FIFA memberikan sanksi kepada kita, ini adalah malapetaka buat persepakbolaan nasional. Maka kita akan terkucil dari dunia internasional. Kita tidak boleh berkomunikasi dengan dunia internasional perihal sepakbola,” ucap Agum dalam Diskusi Interaktif Jelang Kongres PSSI 2015 di Senayan, Jakarta, (14/4/2015) kepada Sbobet Indo.

“Malapetaka buat kita kalau terkena sanksi. Artinya apa? Kita jangan sampai kena sanksi. Artinya apa? Kita jangan lagi menantang, karena otoritas tertinggi ada pada FIFA. Di Indonesia, ada PSSI yang jadi kepanjangan tangan dari FIFA,” lanjutnya.

Saking kecewanya andai Indonesia dikenakan sanksi dari FIFA, Agum bahkan menilai nantinya kompetisi Indonesia yang bertaraf nasional bak kejuaraan kelas tarkam.

“Kita tidak bisa bertanding dalam laga-laga internasional dan regional. Kita tidak bisa ikut Sea Games, Asia, dunia apalagi. Dan ingat, kompetisi yang diadakan di Indonesia akan menjadi tarkam, karena pemain asing tak boleh lagi main di Indonesia. Nilai jualnya akan turun, jatuh,” tuntasnya.

INDONESIA SUPER LEAGUE LIGA TERKUAT KEDUA DI ASIA VERSI IFFHS

ISL

Di Asia Tenggara, peringkat Indonesia kedua terbaik setelah Thailand.

Berdasarkan International Federation of Football History and Statistic (IFFHS), peringkat kompetisi di Indonesia menempati peringkat ke-74 liga terkuat dunia dari 170 negara.

Peringkat tersebut berdasarkan pemantauan sejak 1 Januari hingga 31 Desember 2014. Indonesia sebelumnya berada di posisi 95 dunia dan kini naik ke posisi 74 dengan akumulasi poin 285.

IFFHS sudah memantau peringkat kompetisi terkuat sejak 1991. Penilaian sendiri diakumulasikan dari liga, piala liga hingga penampilan klub-klub dari negara yang terkait di pentas regional atau dunia.

Di Asia Tenggara, kompetisi Indonesia hanya kalah dari Thailand yang menempati peringkat 63 dunia dengan poin 329, 5. Sedangkan kompetisi negara Asia Tenggara lain seperti Singapura berada di posisi 88, Malaysia (99), Vietnam (100), Myanmar (116), Filipina (140).

Kompetisi liga Spanyol jadi pemuncak klasemen dengan poin 1259, Italia yang sebelumnya di posisi keempat kini berada di posisi kedua dengan raihan 998 poin, kompetisi Inggris mengekor di strip ketiga 958 poin.

Lima Liga Terkuat Dunia Berdasarkan IFFHS

1.Spanyol, sebelumnya peringkat satu, 1259 poin.
2.Italia, sebelumnya posisi empat, 998 poin.
3.Inggris, sebelumnya posisi dua, 958 poin.
4.Argentina, sebelumnya posisi enam, 938 poin.
5.Jerman, sebelumnya, posisi tiga, 912 poin.

Peluang Timnas Indonesia Lolos Ke Semifinal SEA Games 2013

Timnas Indonesia U-23 SEA Games 2013Peluang Timnas U-23 Lolos Ke Semifinal SEA Games 2013 – Tim nasional Indonesia U-23 di atas kertas memang masih punya peluang untuk lolos ke semifinal cabang olahraga sepakbola SEA Games 2013. Namun, secara realistis kans ‘Merah Putih’ dinilai sudah habis.

Dari empat laga sejauh ini, timnas hanya menuai satu kemenangan, satu kekalahan, satu hasil imbang; menang 1-0 atas Kamboja, kalah 1-4 dari Thailand, dan berimbang 0-0 atas Timor Leste.

Hasil itu membuat ‘Garuda Muda’ kini menghuni posisi tiga klasemen Grup B dengan empat poin, tertinggal tiga angka dari Thailand dan tuan rumah Myanmar yang bersaing ketat memperebutkan dua tiket lolos. Nah, timnas kini menyisakan satu laga lagi melawan Myanmar, Senin (16/12/2013) petang WIB.

Dengan situasi saat ini, Indonesia masih berpeluang lolos asalkan menang atas Myanmar sekaligus mengejar defisit selisih gol–Indonesia mencetak 2 gol dan kebobolan 4 gol (selisih gol -2) dan Myanmar mencetak 7 gol dan kebobolan 2 gol (+5). Sementara Thailand, yang juga punya selisih gol +5, diprediksi akan melenggang karena di laga terakhir berhadapan dengan Kamboja yang belum mampu meraih satu angka pun.

Menilik hal itulah Ferryl Raymond Hattu, kapten timnas yang meraih medali emas SEA Games 1991–medali emas terakhir Indonesia dari cabang sepakbola–menilai peluang tim besutan Rahmad Darmawan itu ke semifinal sudah habis.

“Timnas sudah pasti tidak lolos, finis. Mereka tidak akan bisa ke semifinal. Dengan syarat harus menang dengan banyak gol itu tidak mungkin,” tegas Ferryl.

“Timnas bikin peluang saja tidak bisa apalagi bikin gol. Dari tiga pertandingan sebelumnya, kapan timnas bisa membuat gol banyak. Sebaliknya Myanmar bisa membuat banyak sekali peluang gol,” analisis Ferryl.

Ferryl sendiri ternyata sudah memprediksi timnas tak bisa melenggang ke babak semifinal sejak melihat performa mereka dalam laga kedua melawan Thailand.

“Timnas ini tidak mempunyai modal utama, yakni stamina. Itu sangat terlihat dengan tidak adanya pola permainan yang jelas. Saya sempat berharap saat timnas lawan Kamboja. Mungkin hanya demam panggung, wajar kalau hanya bisa menang tipis. Tapi, saat lawan Thailand, timnas tak berkutik.”

“Semestinya tim pelatih, tidak hanya pelatih kepala, paham ada masalah besar sebelum berangkat ke Myanmar. Tim ini tidak siap menjalani turnamen dengan freetime yang pendek. Pertandingan awal saja sudah habis, bagaimana bisa mengontrol pertandingan-pertandingan berikutnya,” kritik Ferryl.