Barcelona Kini Bukan Peringkat Satu Dunia Lagi

barcelonaSepanjang 2011, Barcelona mengumpulkan sembilan trofi. Sementara selama 2012, Los Azulgranas hanya menuai lima kekalahan. Tapi memasuki 2013 yang baru menginjak bulan ketiga, Carles Puyol dkk. sudah mengantongi empat kekalahan.

Apakah berarti Barcelona memasuki masa krisis? Belum tentu, meski tiga kekalahan dalam empat pertandingan terakhir di tiga ajang berbeda tak bisa dianggap biasa. Apalagi ini terjadi pada klub yang kerap disebut “berasal dari planet lain”.

Dalam empat pertandingan terakhir, Barca kebobolan delapan gol dan seluruhnya dari dalam kotak penalti. Terlihat sekali, setidaknya dalam empat partai itu, ada masalah di pertahanan Barca. Sistem pertahanan yang dianut Barca tidak berjalan sempurna. Ada rantai yang hilang di area full backs. Bukan salah pemain, tapi pada sistem yang tidak berfungsi normal.

Kekalahan beruntun dalam laga bergengsi dari AC Milan dan Real Madrid membuat rangking Barcelona di antara klub-klub top dunia menjadi melorot.
International Federation of Football History & Statistics (IFFHS) mencatat setelah dua tahun berada di posisi teratas, El Barca kini melorot di peringkat lima. Raksasa Catalan itu bahkan kalah dari klub asal Brasil Corinthians yang berada di posisi keempat dan Bayern Munchen yang naik menjadi tiga besar.
Sedangkan posisi pertama rangking klub-klub top dunia itu kini menjadi milik Chelsea dan disusul Atletico Madriddi posisi kedua. El Barca menelan kekalahan 0-2 dari AC Milan di Liga Champions dan keok dari Real Madrid pada El Clasico dalam dua laga beruntun di ajang Copa del Rey dan La Liga.

Tak bisa dipungkiri bahwa pergantian pelatih dari Tito Villanova ke tangan Jordi menjadi salah satu penyebab berubahnya irama permainan Barca. Meski berasal dari satu payung yang sama, prinsip dan gaya kepelatihan antara Tito dengan Jordi sudah pasti berbeda. Tito mengimprovisasi gaya tiki-taka ala Pep Guardiola menjadi lebih langsung (direct). Sementara Jordi meneruskan mengadaptasi gaya Tito, namun meninggalkan permainan cantik dan nafas zona yang selama ini digunakan Barca.

Jordi tidak sepenuhnya salah. Dia hanya belum memiliki jam terbang yang cukup dan selama ini hanya bertugas sebagai penggali data permainan lawan saat membantu Tito. Waktunya menangani tim terhebat dunia memang tidak pas. Adaptasi yang harus dijalani begitu singkat dan langsung menjalani dua laga El Clasico beruntun dalam ajang berbeda.

Barcelona diisi pemain-pemain hebat dengan filosofi bermain yang indah. Tetapi mereka tetap butuh racikan strategi dan taktik yang mumpuni untuk membungkam lawan. Tim juga perlu suntikan pembakar semangat. Di situlah peran pelatih dibutuhkan. Tentu saja pelatih dengan kapabilitas bagus. Inilah yang tampaknya dilupakan oleh manajemen Barcelona. Bisa jadi mereka terlena dengan perjalanan tim yang nyaris tanpa gangguan berarti sejak 2010/2011.

Mereka terlambat mengantisipasi bakal panjangnya masa istirahat Tito yang harus menjalani terapi kanker. Alih-alih merekrut pelatih yang mumpuni, Barca justru memberi beban besar kepada Jordi yang belum cukup modal. Tengah pekan ini, Presiden Sandro Rosell dikabarkan baru akan membahas situasi terbaru ini.

Beruntung, rentetan hasil buruk ini bukan kiamat bagi tim kebanggan Catalan tersebut meski harus segera diatasi. Barcelona masih punya modal bagus di La Liga dengan keunggulan 11 poin di puncak klasemen sementara. Mereka juga masih bisa berjuang habis-habisan melawan Milan di Liga Champions pekan depan setelah tersingkir dari ajang Piala Raja.

Pekan depan mereka akan menghadapi laga penting menjamu AC Milan di Nou Camppadalaga kedua babak 16 besar Liga Champions.

Rangking klub dunia versi IFFHS:
1. Chelsea (ENG) 307,0 .
2. Atlético de Madrid (SPA) 304,0 .
3. Bayern Múnich (GER) 292,0 .
4. Corinthians (BRA) 287,0 .5.
5. Barcelona(SPA) 283,0 .
6. Boca Juniors (ARG) 281,0 .
7. Real Madrid(SPA) 277,0 .
8. Juventus (ITA) 241,0 .
9. Inter Milán (ITA) 234,0
10. Sao Paulo(BRA) 230,0.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *