Arshavin nyaris mengalami depresi di musim terakhirnya bersama Arsenal.

291657_heroaAndrey Arshavin akhirnya kembali ke klub lamanya, Zenit, dengan status bebas transfer dari Arsenal. Ia merasa lega bisa kembali memperkuat Zenit.

Gelandang asal Rusia merasa frustrasi selama memperkuat Arsenal terutama pada musim lalu karena lebih banyak berada di bangku cadangan. Padahal saat didatangkan pada awal 2009, ia menjadi pemain termahal Zenit dengan nilai transfer €17,5 juta.

Setelah sempat menjadi pemain favorit fans, permainan Arshavin dinilai semakin menurun. Pada musim 2012/13, ia hanya tujuh kali diturunkan di Liga Primer Inggris dan merasa seperti menjalani hukuman tiap kali berlatih.

“Saya memang sudah ingin meninggalkan Inggris sejak Januari lalu tapi baru tercapai di bulan Juni ini. Saya tidak menyesal dengan keputusan yang saya ambil ini karena sudah tidak mendapat tempat lagi di Arsenal,” tukas pemain berusia 32 tahun tersebut pada Sport Express.

“Saya sempat frustrasi harus sering duduk di bangku cadangan. Saat berlatih saya merasa seperti dihukum karena kesempatan untuk bermain di tim utama sangat kecil. Saya merasa bosan dengan situasi tersebut dan hampir saja mengalami depreasi kalau mental saya tidak kuat.”

“Saya tidak menyesali keputusan bergabung dengan Arsenal, tapi yang pasti saya senang bisa kembali ke Zenit. Saya akan berusaha untuk bangkit kembali dan memberikan gelar bagi klub ini.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *