AC Milan Lolos Ke Liga Champions Setelah Menang 2 – 1 Dari siena

siena vs ac milan

Serie A kembali menjadi panggung yang dramatis. AC Milan hampir saja gagal untuk lolos ke Liga Champions musim depan, namun enam menit menjelang berakhirnya laga, aksi heroik dari Mario Balotelli dan Phillipe Mexes berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 bagi Milan (19/5).

Sebuah taktik tak lazim digunakan oleh pelatih Massimiliano Allegri. Milan menggunakan formasi 4-2-3-1 dan memilih untuk membangkucadangkan Stephan El Shaarawy dan Giampaolo Pazzini sejak awal laga.

Memasang target menang, Milan justru tampil gugup dihadapan kubu tuan rumah. Pada menit ke-5, Rossoneri  berpeluang membuka keunggulan apabila Antonio Nocerino lebih tenang dalam mengeksekusi peluang yang dia dapat di kotak penalti Siena.

Petaka yang ditakutkan Milan akhirnya datang juga. Sebuah crossing  dari Alessandro Rosina lewat sisi kiri hinggap tepat di kepala Claudio Terzi yang kemudian meneruskannya hingga menjadi gol, 1-0 Siena memimpin.

Tiga menit berselang, Milan hampir saja menyamakan kedudukan. Kali ini giliran sundulan Mario Balotelli yang hanya mampu mengenai mistar gawang tuan rumah.

Usai turun minum, Allegri langsung memasukkan dua orang strikernya yakni El Shaarawy dan Pazzini untuk menemani Balotelli di lini depan. Masuknya kedua pemain ini membuat Milan bermain dengan formasi 4-3-3.

Namun lagi-lagi Milan diterpa musibah. Kapten tim, Massimo Ambrosini harus mengakhiri laga lebih dahulu lantaran menerima kartu kuning yang kedua kalinya akibat mengangkat kaki terlalu tinggi. Dua menit kemudian, Siena juga bermain dengan 10 pemain usai Christian Terlizzi juga mendapat kartu merah.

Memasuki menit ke-84, Milan mendapat hadiah penalti usai dilanggarnya Balotelli di kotak penalti. Balotelli yang menjadi eksekutor sukses menuntaskan tugasnya dengan sempurna, 1-1 bagi Milan.

Di sisa laga para pemain Milan menggempur habis-habisan tim tuan rumah. Mexes akhirnya menjadi pahlawan Milan musim ini lewat tendangan kerasnya memanfaatkan situasi bola mati. Dengan kemenangan 2-1, praktis Rossoneri  berangkat ke kualifikasi Liga Champions musim depan.

Sementara itu, Fiorentina tetap bermain all-out  meski mereka tidak terlalu diunggulkan dalam perebutan tiket Liga Champions musim depan. Melawat ke markas tim yang sudah pasti terdegradasi, Pescara, anak asuh Vincenzo Montella ini berpesta lima gol.

La Viola  langsung menggebrak di awal laga. Pada menit ke-16 Adem Ljajic membuka keran gol Fiorentina lewat sebuah sepakan keras kaki kirinya. Delapan menit kemudian striker asal Serbia ini menambah pundi-pundi golnya, namun kali ini dia memilih untuk melepaskan tendangan menggunakan kaki kanannya. Matias Fernandez menambah sebiji gol Fiorentina pada menit ke-28.

Pada babak kedua, Stevan Jovetic dan Ljajic kembali menunjukkan harmonisasi permainan mereka lewat kombinasi satu-dua di kotak penalti. Dan akhirnya Jovetic mencetak gol kelima Fiorentina pada laga ini sebelum akhirnya Ljajic mencatatkan hattrick  pertamanya sepanjang musim ini.

Pescara sempat memperkecil ketertinggalan lewat Marco Vittiglio pada menit ke-76. Skor 5-1 bagi Fiorentina tidak berubah hingga akhir laga. Sayang, kegembiraan yang tadinya sempat muncul di kubu Viola  harus pupus lantaran Milan berhasil menang di laga lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *